Casting Iklan Sabun Mandi Sarah: Azhari Dll |work|

Jika dulu iklan sabun mandi didominasi oleh konsep "Bintang Film" yang glamor, kini tren casting iklan sabun mandi di Indonesia telah bergeser.

Skandal ini juga memukul pihak keluarga korban. Saudara-saudara dari artis yang terlibat kerap harus menyembunyikan identitas atau menahan malu di lingkungan sekolah dan sosial karena masifnya pemberitaan negatif. Beberapa korban bahkan memilih untuk membatasi aktivitas mereka di panggung hiburan Indonesia atau pindah ke luar negeri demi memulihkan kesehatan mental mereka. Jerat Hukum dan Putusan Pengadilan casting iklan sabun mandi sarah azhari dll

Para artis diminta melakukan adegan mandi atau berganti pakaian sebagai bagian dari "casting" iklan sabun mandi fiktif di sebuah studio di kawasan Jakarta Selatan pada tahun 1997. Jika dulu iklan sabun mandi didominasi oleh konsep

Peristiwa ini bermula pada akhir 1990-an ketika sejumlah artis papan atas, termasuk Sarah Azhari, Shanty, Femmy Permatasari Rachel Maryam , diundang untuk mengikuti audisi atau Agensi periklanan ( advertising agency ) dan pihak

Proses pemilihan ( casting ) untuk menjadi bintang utama iklan sabun mandi kecantikan pada era tersebut dikenal sangat ketat dan memiliki standar yang sangat tinggi. Agensi periklanan ( advertising agency ) dan pihak perusahaan tidak hanya mencari wajah yang cantik, tetapi juga mencari sosok yang memiliki daya tarik visual yang kuat, karakter yang elegan, serta kulit yang merepresentasikan kesehatan dan kemewahan.